Kaprodi S1 PGSD PSDKU Kebumen Memberikan Pengarahan kepada Mahasiswa PLP
Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) PSDKU Kebumen menyelenggarakan Pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) bagi mahasiswa semester 7 pada Kamis (27/8/2026). Bertempat di Aula PSDKU UNS Kebumen, kegiatan ini digelar untuk memantapkan kesiapan mental, teknis, serta kompetensi mahasiswa sebelum diterjunkan ke sekolah dasar.
Acara dibuka pukul 09.00 WIB diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Koordinator PLP PSDKU S1 PGSD Kebumen, Dr. Achmad Basari Eko Wahyudi, S.Pd., M.Pd. Dalam pengantar pembukanya, beliau menyampaikan bahwa pembekalan ini bertujuan memaparkan timeline kegiatan dan persiapan teknis yang akan dijalani para calon guru selama praktik di sekolah dasar.
Penanaman Etika, Karakter, dan Falsafah Luhur
Ketua Program Studi S1 PGSD Kebumen, Dr. Kartika Chrysti Suryandari, M.Si., menekankan pentingnya pembentukan etika dan karakter calon pendidik sekolah dasar. beliau mengingatkan seluruh mahasiswa untuk memegang teguh prinsip 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) serta menginternalisasi nilai-nilai falsafah budaya dalam berinteraksi di lingkungan sekolah.
“Mahasiswa PLP harus menjadi teladan di sekolah dasar. Terapkan prinsip manut lan mituhu terhadap arahan guru pamong, aktif dalam kegiatan gotong royong seperti menyambut siswa dan kegiatan ekstrakurikuler, serta senantiasa lapang dada dalam menerima kritik dan saran,” tegas Dr. Kartika.
Beliau juga memaparkan pentingnya etika berbusana (ajining diri soko busono) seperti kewajiban mengenakan rok, jilbab, sepatu hitam rapi, dan rambut tidak gondrong. Selain itu, etika berkomunikasi (ajining diri kang lathi) dan lembah manah wajib dijaga saat berinteraksi dengan guru senior maupun siswa.
“Menjadi guru SD membutuhkan kesabaran ekstra. Terapkan asas ing ngarso sung tulodo dan asah, asih, asuh. Jangan emosional ketika menghadapi dinamika siswa di kelas. Selain itu, mahasiswa wajib tepa slira dengan menyesuaikan diri pada aturan dan kebiasaan di sekolah penerima,” tambahnya.
Dr. Kartika juga menggarisbawahi aturan kedisiplinan kehadiran. Ketidakhadiran peserta selama satu bulan akan berdampak pada kewajiban memperpanjang masa PLP dan ditanggung secara mandiri, sementara peserta yang sakit berat harus menunda kegiatan di tahun berikutnya.
Timeline Kegiatan PLP 2026
Pada sesi berikutnya, Dr. Achmad Basari Eko Wahyudi memaparkan tahapan pelaksanaan PLP semester 7 sebagai berikut:
- 31 Agustus – 4 September 2026: Penyerahan mahasiswa PLP ke Sekolah Dasar
- 7 – 12 September 2026: Masa Observasi
- 14 – 19 September 2026: Pelaksanaan Model Les
- 21 –26 September 2026: Penyusunan Perangkat Pembelajaran
- 28 September – 24 Oktober 2026 :Pelaksanaan Praktek Terbimbing
- 26 Oktober – 7 November 2026: Pelaksanaan Praktek Mandiri
- 9 – 14 November 2026: Ujian Praktek Mengajar
- 23 – 25 November 2026: Penarikan resmi mahasiswa PLP
Komitmen Kelulusan Tepat Waktu
Menutup rangkaian pembekalan, Dr. Kartika mengingatkan agar mahasiswa semester 7, baik jalur reguler maupun MBKM tetap fokus melanjutkan proses bimbingan skripsi. Tugas-tugas perkuliahan dari kampus tetap dijalankan dan dikomunikasikan secara aktif dengan dosen pengampu mata kuliah. Kedisiplinan turut ditekankan sebagai kunci utama untuk mempertahankan prestasi sebagai Program Studi dengan Capaian IKU 1: AEE Tertinggi Tahun 2025/2026, yang diupayakan melalui kelulusan mahaiswa secara tepat waktu.
Kontributor : Wiwin Lifriyanti

