Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) PSDKU Universitas Sebelas Maret (UNS) Kebumen sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Inovasi Pendidikan (SNIP) Ke-10 secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (2/7/2026). Mengusung tema “Penguatan Karakter, Literasi, dan Artificial Intelligence untuk Mendukung Pendidikan Berkelanjutan”, seminar ini diikuti oleh lebih dari 300 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Peserta terdiri atas dosen, guru, mahasiswa, praktisi pendidikan, peneliti, hingga pemerhati pendidikan dari sekitar 10 perguruan tinggi dan institusi. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu penguatan karakter, literasi, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) menjadi perhatian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Ketua Program Studi S1 PGSD PSDKU UNS Kebumen, Dr. Kartika Chrysti Suryandari, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa SNIP telah menjadi agenda ilmiah tahunan yang berperan sebagai ruang kolaborasi bagi akademisi, praktisi, dan peneliti untuk bertukar gagasan serta menghasilkan inovasi dalam bidang pendidikan.
“Melalui Seminar Nasional Inovasi Pendidikan ke-10 ini, kami berharap lahir berbagai gagasan, hasil penelitian, dan inovasi pembelajaran yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan di Indonesia. Tema yang diangkat tahun ini menjadi sangat relevan dalam menjawab tantangan pendidikan di era transformasi digital yang tetap berorientasi pada penguatan karakter dan literasi,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS, Dr. Imam Sujadi, M.Si., mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan SNIP yang telah memasuki tahun kesepuluh. Menurutnya, seminar ilmiah semacam ini menjadi salah satu bentuk komitmen perguruan tinggi dalam memperkuat budaya akademik sekaligus mendorong peningkatan kualitas penelitian di bidang pendidikan.
“FKIP UNS terus mendorong pengembangan ekosistem akademik yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Seminar ini diharapkan mampu memperkuat jejaring kolaborasi antarinstitusi serta menghasilkan berbagai rekomendasi ilmiah yang dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan Indonesia,” tuturnya.
Seminar menghadirkan empat narasumber yang memiliki kepakaran di bidang pendidikan, yaitu Dr. H. Agus Sunaryo, S.Pd., M.Pd. (Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kebumen), Prof. Dr. Sri Adi Widodo, M.Pd. dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Prof. Dr. Asep Supena, M.Psi. dari Universitas Negeri Jakarta, serta Dr. Anesa Surya, M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret.
Keempat narasumber membahas berbagai perspektif mengenai tantangan dan peluang pendidikan di era digital, mulai dari penguatan karakter peserta didik, peningkatan budaya literasi, inovasi pembelajaran, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence secara etis dan bertanggung jawab dalam dunia pendidikan. Diskusi berlangsung interaktif dengan tingginya partisipasi peserta selama sesi tanya jawab.
Selain seminar nasional, SNIP Ke-10 juga menjadi wadah diseminasi hasil penelitian. Tahun ini panitia menerima sekitar 130 artikel ilmiah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Artikel-artikel tersebut akan melalui proses publikasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di bidang pendidikan.
Penyelenggaraan SNIP Ke-10 mempertegas komitmen Program Studi S1 PGSD PSDKU UNS Kebumen dalam membangun budaya akademik yang produktif, memperluas jejaring kolaborasi, serta mendorong lahirnya inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui forum ilmiah ini, diharapkan berbagai gagasan dan hasil penelitian yang dipresentasikan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.

