
Cilacap Utara – Program Studi S1 dan S2 PGSD Kebumen Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Cilacap Utara menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas guru yang diikuti oleh perwakilan dari 34 sekolah dasar negeri dan swasta di wilayah Cilacap Utara, Senin (15/06/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun modul kokurikuler sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahun ajaran baru.
Ketua KKG Cilacap Utara, Hananta Wisnu Hermawan, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan dan keterampilan guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih berkualitas.
“Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat didiseminasikan kepada guru-guru lain di sekolah masing-masing. Hal ini penting sebagai bagian dari persiapan awal tahun ajaran baru,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Cilacap Utara yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wuri Henny Handayani, S.Pd, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya berbagi pengetahuan hasil pelatihan kepada rekan sejawat.
“Semoga kegiatan ini mampu mentransfer pengetahuan baru bagi sekolah dasar di Cilacap. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diimbaskan kepada guru-guru lain di sekolah Bapak dan Ibu,” tuturnya.
Tim Pengabdian yang hadir kali ini terdiri dari Dr. Kartika Chrysti Suryandari,M.Si., Dr. Rokhmaniyah, M.Pd., Dr. Murwani Dewi Wijayanti S.Pd., M.Pd., dan Dwi Hermawan, M.Pd.
Pada sesi materi, Ketua Program Studi S1 PGSD Kebumen UNS, Dr. Kartika Chrysti Suryandari,M.Si. selaku pemateri pertama menjelaskan pentingnya guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperbarui pengetahuan sesuai perkembangan kebijakan dan kebutuhan pendidikan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penyusunan modul kokurikuler yang relevan dan berkualitas.
Sementara itu, pemateri kedua, Dr. Rokhmaniyah, M.Pd., menekankan bahwa penyusunan modul kokurikuler harus memperhatikan karakteristik serta kebutuhan peserta didik. Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi dan latar belakang murid menjadi kunci agar pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan bermakna.
Paparan dilanjutkan oleh Dr. Murwani Dewi Wijayanti S.Pd., M.Pd. yang menjelaskan terkait penggunaan microsite s.id dalam pembelajaran sekolah dasar.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu mengembangkan modul kokurikuler yang sesuai dengan kebutuhan sekolah dan peserta didik, sekaligus menjadi agen diseminasi pengetahuan bagi guru-guru lain di lingkungan sekolah masing-masing. Dengan demikian, kualitas pembelajaran di sekolah dasar se-Kecamatan Cilacap Utara dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
