
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Kebumen FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) sukses menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu yang mengangkat tema krusial di era modern, yakni “AI dan Masa Depan Literasi Kewarganegaraan Digital”. Acara yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Rabu, 25 Maret 2026 ini, dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang antusias menyimak perubahan lanskap teknologi dan perannya dalam kehidupan bernegara.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi S1 PGSD UNS, Dr. Kartika Chrysti Suryandari, M.Si. Iamenekankan bahwa mahasiswa sebagai calon pendidik harus memiliki kesiapan mental dan intelektual dalam menghadapi pesatnya perkembangan kecerdasan buatan agar mampu membimbing generasi mendatang menjadi warga digital yang bijak.
Hadir sebagai narasumber utama, Fatimatuz Zahrah, M.Pd., dosen dari Universitas Pendidikan Ganesha, memberikan paparan mendalam mengenai pentingnya melek teknologi yang dibarengi dengan nalar kritis. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan bahwa literasi kewarganegaraan digital bukan sekadar kemampuan mengoperasikan perangkat, melainkan pemahaman mendalam tentang etika, keamanan, dan tanggung jawab sosial di ruang siber. Di tengah maraknya penggunaan AI, mahasiswa diingatkan untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi yang pasif, tetapi harus mampu menjadi digital citizen yang cerdas dan mampu memitigasi dampak negatif dari arus informasi.
Kuliah tamu ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa PGSD Kebumen guna memastikan mereka memiliki standar kompetensi literasi digital yang mumpuni sebelum terjun ke dunia profesi. Sepanjang sesi, terjadi diskusi interaktif mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung tugas-tugas kependidikan tanpa menggerus nilai-nilai kemanusiaan dan integritas akademik.
Melalui kegiatan ini, PGSD Kebumen FKIP UNS berkomitmen untuk terus menghadirkan wawasan terbaru bagi mahasiswanya. Harapannya, para lulusan nantinya tidak hanya mahir secara pedagogik, tetapi juga mampu menjadi agen literasi yang membawa pengaruh positif bagi ekosistem digital di Indonesia.
