Dr. Kartika saat memberikan arahan kepada peserta KMD
Sebanyak 130 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Kampus Kebumen Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD) sebagai upaya pembekalan kompetensi pendidikan kepanduan bagi calon guru sekolah dasar, sejak Sabtu hingga Kamis (24-29/01/2026).
Kegiatan KMD ini diselenggarakan sebagai bagian dari penguatan kompetensi non-akademik dan karakter mahasiswa, khususnya dalam bidang kepramukaan yang menjadi muatan penting dalam pendidikan dasar. Melalui KMD, mahasiswa dibekali pengetahuan, keterampilan, serta sikap kepemimpinan yang dibutuhkan untuk menjadi Pembina Pramuka di satuan pendidikan.
Pelaksanaan KMD meliputi berbagai materi, antara lain dasar-dasar kepramukaan, metode pendidikan kepramukaan, kepemimpinan, pengelolaan kegiatan peserta didik, serta praktik lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan secara terstruktur dengan mengombinasikan teori, diskusi, simulasi, dan praktik langsung di lapangan.
Ketua Program Studi S1 PGSD Kebumen UNS, Dr. Kartika Chrysti Suryandari, M.Si. menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa PGSD dalam KMD merupakan langkah strategis untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik dan karakter kebangsaan. Kepramukaan dinilai sebagai sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta cinta tanah air.
“Sebagai calon guru SD, mahasiswa PGSD diharapkan mampu berperan aktif dalam pembinaan karakter peserta didik melalui kegiatan kepramukaan di sekolah,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat sesi praktik lapangan dan simulasi kegiatan kepramukaan. Para mahasiswa berharap, melalui KMD ini, mereka dapat memperoleh sertifikat Kursus Mahir Dasar yang menjadi bekal penting saat terjun ke dunia pendidikan.
Dengan terselenggaranya KMD ini, PGSD Kebumen UNS menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan profil lulusan guru profesional, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan, sejalan dengan nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi.

