Kebumen, 22 November 2024 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) memperlihatkan dedikasi tinggi dalam mengasah keterampilan mengajarnya dalam Program Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) yang dilaksanakan sejak 2 September – 22 November 2024. Kegiatan PLP ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung dalam dunia pendidikan kepada mahasiswa PGSD serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di dunia profesional setelah lulus nanti.

Sebanyak enam mahasiswa PGSD yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Dini Rachma Dani, Eka Puspitasari, Nisaul Masruroh, Nismala Aski Azahra, Primavera Faustin Thenaya dan Puri Rakhmawati, memiliki kesempatan untuk mengajar serta berinteraksi langsung dengan siswa saat mengajar di kelas. Dosen Pembimbing, Dr. Ratna Hidayah, M.Pd. memastikan bahwa mahasiswanya mampu mengimplementasikan teori-teori yang yang telah di pelajari di kampus ke dalam praktik pengajaran yang efektif di lapangan. Selain itu, Kepala SDN 7 Kebumen, Vitri Yulianto, S.Pd.Jas., juga memberikan dukungan penuh terhadap keberhasilan program ini.

Kegiatan PLP diawali dengan acara penyerahan mahasiswa pada 6 September 2024. Selanjutnya, para mahasiswa melakukan observasi lapangan pada 9 sampai 13 September untuk mengenal lebih jauh karakteristik lingkungan sekolah, guru, siswa dan kegiatan pembelajaran yang berlangsung di sekolahan.

Tahapan berikutnya adalah Kegiatan Model Les yang berlangsung pada tanggal 16 sampai 20 September, di mana seluruh mahasiswa mengamati pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru kelas di SDN 7 Kebumen. Pada 30 September hingga 25 Oktober, mahasiswa melaksanakan praktik terbimbing di bawah arahan guru kelas untuk mengasah keterampilan mengajar secara profesional. Peran guru kelas sangat penting dalam kegiatan ini, karena mahasiswa akan dinilai serta diberikan arahan untuk praktik mengajar selanjutnya.

Dalam kegiatan Praktik Mengajar Mandiri yang berlangsung dari 29 Oktober hingga 4 November, mahasiswa menjalankan tanggung jawab penuh sebagai calon pendidik, merancang dan melaksanakan pembelajaran secara mandiri serta belajar menangani permasalahan kelas secara nyata. Setelah seluruh rangkaian kegiatan telah dilaksanakan, mahasiswa melaksanakan Ujian Praktik yang terjadwal pada 12-13 November 2024 dan menjadi puncak evaluasi kemampuan mengajar mahasiswa.

Selain praktik mengajar, mahasiswa juga berpartisipasi dalam kegiatan administrasi, kokurikuler dan ekstrakurikuler. Tepat pada tanggal 9 November lalu, mahasiswa mendampingi siswa kelas 1 – 6 menonton wayang dalam rangka Hari Wayang Nasional ke- 6 yang digelar di pendopo Kelurahan Kebumen. Pada pagelaran wayang kali ini ditampilkan dalang cilik asal Kecamatan Rowokele. Dengan adanya event ini, diharapkan siswa menjadi lebih mengenal budaya daerah dan termotivasi untuk melestarikannya. Kegiatan ekstrakurikuler  pramuka yang dilaksanakan setiap hari Sabtu menjadi ekstrakurikuler wajib yang diselenggarakan pihak sekolah bersama mahasiswa guna memberikan materi kepramukaan dari golongan siaga dan penggalang dengan peserta kelas 1 sampai kelas 6, bahkan mahasiswa ikut serta melatih siswa dalam  perlomba LCTP yang diselenggarakan oleh Kwarran Kebumen pada 2 November 2024.

Partisipasi mahasiswa PGSD dalam kegiatan P5 yang bertemakan kearifan lokal tentang permainan tradisional. Permainan tradisional ini memiliki banyak manfaat bagi anak-anak yaitu mengembangkan karakter dan keterampilan motorik, mempererat hubungan pertemanan, menumbuhkan kecerdasan sosial dan emosional dan memperkenalkan nilai-nilai budaya dan sejarah. Oleh karena itu, permainan tradisional cocok diterapkan pada kegiatan P5 di sekolah dasar.

Mahasiswa juga terlibat aktif pada kegiatan pembelajaran tentang Geopark Kebumen yaitu tari tradisional Cepetan yang merupakan tarian khas kebumen. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa sebagai instruktur saat menari Cepetan dan memberikan sosialisasi dengan melatih siswa kelas tinggi tentang tari Cepetan. Tidak hanya itu, mereka juga turut serta menjadi pemandu senam yang diadakan untuk meningkatkan kebugaran warga sekolah serta mempererat kebersamaan di antara mereka. Kegiatan lain seperti pembiasaan pagi, bimbingan belajar, jalan sehat, tahlil bersama, kerja bakti dan drumband juga turut mengikutsertakan partisispasi mahasiswa. Dengan ini, mahasiswa dapat menambah pengalaman mereka dalam mengorganisir kegiatan sekolah.

Program PLP resmi ditutup pada 22 November 2024 melalui sebuah acara penutupan yang dihadiri oleh kepala sekolah, guru, mahasiswa, dan dosen pembimbing lapangan. Dengan kegiatan PLP ini, diharapkan dapat memberikan manfaat positif untuk siswa, guru, mahasiswa, dan masyarakat sekitar.